REGLOSERVICES.COM – Dalam serial anime Kimetsu no Yaiba, para pembasmi iblis digambarkan sebagai individu yang rela mempertaruhkan nyawa demi melindungi umat manusia dari ancaman iblis yang mengintai. Mereka sering kali dihadapkan pada pertarungan sengit yang berujung pada kematian, meninggalkan rasa kehilangan mendalam bagi para rekan seperjuangan. Kepergian mereka menjadi simbol keberanian sekaligus pengingat bahwa bahaya selalu mengancam di balik setiap pertempuran.
Meski menyadari risiko yang besar, para pembasmi iblis tetap teguh menjalankan tugas mereka tanpa pernah gentar. Beberapa di antaranya harus menghadapi akhir tragis di tengah perjuangan tak kenal henti. Pengorbanan mereka menjadi bukti nyata keberanian dan dedikasi, menjadikan mereka pahlawan sejati yang berjuang hingga titik darah penghabisan demi kebaikan bersama. Berikut adalah lima pembasmi iblis terkuat yang telah menyerahkan hidup mereka dalam perjalanan penuh aksi di anime Kimetsu no Yaiba.
1. Shinobu Kocho
Sebagai Hashira Serangga, Shinobu Kocho dikenal atas kecerdasannya serta keahliannya dalam mengaplikasikan racun saat bertarung. Kehilangan saudaranya di tangan Doma membuatnya bertekad membalas dendam. Namun, nasib tragis tak dapat ia hindari. Dengan keberanian luar biasa, Shinobu rela mengorbankan dirinya untuk menghancurkan Doma.
Strateginya sungguh brilian sebelum pertarungan, ia menanam racun berbasis wisteria pekat di tubuhnya. Saat Doma memakannya, racun tersebut perlahan bekerja dan melemahkan sang iblis hingga akhirnya kalah. Meski harus gugur, aksinya menjadi penentu penting dalam kejatuhan Doma, mencerminkan sebuah pengorbanan heroik yang tiada duanya.
2. Yoriichi Tsugikuni
Yoriichi Tsugikuni adalah legenda pembasmi iblis dengan kekuatan tak tertandingi dan kemampuan pedang luar biasa. Keberadaan Tanda Pembasmi Iblis yang ia miliki sejak lahir memberinya kekuatan fisik di luar batas manusia biasa. Ia menghadapi banyak pertempuran epik sepanjang hidupnya, termasuk duel melawan Muzan Kibutsuji, Raja Iblis. Hingga akhir, Yoriichi tetap dianggap sebagai pembasmi iblis terkuat dalam sejarah.
Di usia 85 tahun, meski telah menua, Yoriichi tetap menunjukkan kegigihan dan kelincahan luar biasa saat melawan Kokushibo, saudaranya yang telah berubah menjadi iblis. Kendati lebih kuat daripada Kokushibo, tubuh tuanya tak lagi mampu bertahan lama. Ia pun wafat setelah memberikan serangan terakhir yang begitu mengesankan dalam duel tersebut.
3. Gyomei Himejima
Gyomei Himejima, sang Hashira Batu, dikenal karena kekuatan fisiknya yang luar biasa serta dedikasinya sebagai pembasmi iblis. Perannya sangat vital dalam pertarungan akhir melawan Muzan Kibutsuji. Dengan kecerdasannya, Gyomei membantu menemukan rahasia fisiologi Raja Iblis tersebut dan memberikan kesempatan bagi rekan-rekannya untuk menjatuhkannya.
Namun, perjuangan gigihnya tidak berlangsung tanpa harga mahal. Luka-luka yang ia derita selama pertempuran ternyata terlalu besar untuk ditahan. Gyomei akhirnya tewas akibat luka-luka tersebut, tanpa sempat menemukan kedamaian atau berkumpul kembali dengan Sayo, anak yang pernah ia selamatkan dalam kehidupannya dahulu.
4. Rengoku Kyojuro
Rengoku Kyojuro dikenal sebagai Hashira Api yang penuh keberanian dan memiliki kekuatan luar biasa dalam anime Kimetsu no Yaiba. Bersama Tanjiro Kamado dan timnya, ia berusaha mengungkap misteri di Kereta Mugen dan menghadapi iblis bernama Enmu. Dalam perjalanan itu, Rengoku terpaksa berhadapan sendirian dengan Akaza, salah satu iblis terkuat, setelah rekan-rekannya mengalami luka serius.
Keberanian tak tergoyahkan Rengoku terlihat jelas dalam pertarungannya melawan Akaza. Meski akhirnya ia harus rela gugur akibat serangan mematikan, perjuangannya meninggalkan kesan mendalam bagi Tanjiro dan Inosuke Hashibira yang menyaksikan langsung kegigihannya. Walaupun sudah tiada, semangat juangnya terus menjadi inspirasi bagi Tanjiro dan seluruh pembasmi iblis yang melanjutkan perjuangannya.
5. Obanai Iguro
Obanai Iguro, Hashira Ular, adalah tokoh yang dikenal kuat dan heroik dalam Kimetsu no Yaiba. Namun, sifatnya yang dingin dan serius sering membuatnya terlihat tidak begitu terbuka. Ia memiliki ikatan yang mendalam dengan Mitsuri Kanroji, Hashira Cinta, di mana cinta mereka menjadi salah satu aspek yang menyentuh dalam kisah ini. Meski telah berjuang keras melawan cedera yang dialaminya, Obanai akhirnya menghembuskan napas terakhir dalam pelukan Mitsuri.
Sebelum meninggal, Obanai memberikan janji kepada Mitsuri bahwa mereka akan hidup bersama dan menikah jika dipertemukan kembali di kehidupan berikutnya. Janji itu terwujud ketika keduanya bereinkarnasi beberapa dekade kemudian. Perpisahan mereka menjadi salah satu adegan paling emosional dalam Kimetsu no Yaiba, mencerminkan pengorbanan besar yang dilakukan demi membela kebaikan.
Kelima pembasmi iblis yang telah gugur, yakni Yoriichi Tsugikuni, Kyojuro Rengoku, Shinobu Kocho, Gyomei Himejima, dan Obanai Iguro, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melawan kejahatan. Pengorbanan mereka seolah mengingatkan kita akan harga tinggi yang harus dibayar dalam perjuangan melawan iblis. Meskipun mereka telah tiada, semangat juang dan prinsip hidup mereka terus menjadi inspirasi bagi generasi pembasmi iblis yang datang setelahnya.
Baca Juga : Ulasan Anime Kimi wa Meido-sama: Perjalanan Mantan Pembunuh Menjadi Maid yang Menggemaskan